Transformasi tata kelola ini juga membuktikan bahwa pencapaian kota global tak hanya mengandalkan pembangunan fisik berskala besar. Penguatan kapasitas kepemimpinan di tingkat kelurahan pun efektif dalam menggerakkan potensi lokal.
Adapun 10 kelurahan finalis Benyamin S Award 2026 adalah Kelurahan Kebon Sirih (Jakarta Pusat), Kelurahan Kelapa Gading Timur (Jakarta Utara), Kelurahan Srengseng (Jakarta Barat), Kelurahan Sukabumi Utara (Jakarta Barat), serta Kelurahan Taman Sari (Jakarta Barat).
Lima finalis lainnya, yakni Kelurahan Kebon Baru (Jakarta Selatan), Kelurahan Cilandak Barat (Jakarta Selatan), Kelurahan Utan Kayu Selatan (Jakarta Timur), Kelurahan Malaka Sari (Jakarta Timur), dan Kelurahan Pulau Panggang (Kepulauan Seribu).
Pemenang ajang akan diumumkan melalui Malam Puncak Benyamin S Award yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober mendatang.
Dengan konsistensi pembinaan dan perluasan cakupan program, Pemprov DKI Jakarta optimistis bahwa model evaluasi berbasis komunitas pada Benyamin S Award dapat menjadi inspirasi tata kelola perkotaan modern yang berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun luar negeri.