Di sisi lain, Pemprov DKI juga memanfaatkan teknologi berupa aplikasi Jaklitera yang dapat dipakai sebagai akses masuk menggantikan kartu keanggotaan perpustakaan-perpustakaan yang ada di Jakarta.

Jaklitera juga menyediakan informasi buku-buku yang disediakan di perpustakaan dan agenda atau kegiatan yang akan diadakan di sana.

"Kurang lebih yang terdaftar dalam Jaklitera ada 900 ribu. Kami berharap juga semakin banyak masyarakat mendaftarkan, semakin baik. Berarti dia termasuk anggota perpustakaan kami," kata Nasruddin.