Melalui karya perahu kreatif itu, sambung dia, sampah dapat diolah menjadi karya bernilai seni sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.
βKarya ini merupakan cerminan kreativitas dan inovasi pasukan penanganan sampah badan air,β ujar Dudi.
Selain parade perahu hias, festival itu juga diisi dengan berbagai kegiatan lingkungan, di antaranya penebaran benih ikan dan penyebaran eco-enzim di Danau Sunter, edukasi pemilahan dan pengolahan sampah, serta pameran hasil daur ulang karya petugas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
βPengunjung juga mendapatkan kesempatan memperoleh pupuk kompos secara gratis yang dihasilkan dari pengolahan sampah serta merasakan pengalaman menaiki perahu cinta lingkungan,β tutur Dudi.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan festival tersebut merupakan upaya Pemprov DKI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan dan pengelolaan sampah sejak dari rumah.