Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan pembangunan beberapa sekolah yang rusak di Jakarta dimulai pada September 2026.

Terkait anggaran pembangunan, kata dia, sebagian mengambil dana dari Koefisien Lantai Bangunan (KLB).

Sementara itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat 22 sekolah yang telah memperoleh rekomendasi teknis untuk dilakukan rehabilitasi total.

Dari jumlah tersebut, sebanyak tujuh sekolah telah mendapat alokasi pendanaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2026-2027, sedangkan empat sekolah dengan kondisi paling kritis akan dipercepat penanganannya pada tahun ini.