NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan pelatihan bahasa asing bagi masyarakat desa untuk meningkatkan kompetensi warga yang akan bekerja di luar negeri. Pelatihan ini mencakup empat bahasa, yakni Inggris, Mandarin, Jepang, dan Arab.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pelatihan bahasa asing akan dimulai pada November 2026. Setiap camat diminta untuk memilih empat desa yang akan menjadi lokasi pelaksanaan pelatihan bahasa asing.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, menambahkan pelatihan bahasa asing dilaksanakan untuk menyiapkan warga desa yang akan bekerja di luar negeri agar tak menghadapi masalah.

"Penyiapan sumber daya manusia penting karena pekerja migran asalnya dari desa. Mereka ada yang kena masalah di luar negeri karena tidak tahu prosedur, apalagi bahasa," kata Kim dalam keterangan tertulis, Senin (19/10/2026).