"Targetnya Desember selesai, karena Januari sudah mulai pengerjaan fisik," tambah Al Haris.
Sebelumnya, dalam rapat persiapan pertengahan Agustus 2026, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Rustam Efendi, menyampaikan bahwa percepatan konektivitas tidak dapat berjalan sendiri dan harus melibatkan lintas sektor.
Rapat tersebut bertujuan memastikan seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama dari sisi teknis dan administrasi guna mempercepat pelaksanaan Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) JambiβRengat.
Proyek ini telah resmi ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagaimana tercantum dalam Lampiran Angka 14 Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025.
"Rapat ini digelar untuk menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama mengenai tata cara percepatan pelaksanaan JTTS ini," kata Rustam.