NADIKABAR.COM β Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberikan bantuan biaya indekos bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi dan sedang menempuh perkuliahan di Jateng.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jateng Imam Maskur di Semarang, Jumat, mengatakan bantuan tersebut merupakan bantuan lanjutan kepada mahasiswa terdampak bencana alam di NTT.
Bantuan sebelumnya adalah kebutuhan pokok dan kali ini Pemprov Jateng memberikan bantuan biaya indekos selama tiga bulan bagi mahasiswa yang terdampak gempa secara ekonomi.
Menurut dia, gempa yang melanda NTT tidak hanya mengguncang infrastruktur, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga.
Dampak tersebut turut dirasakan mahasiswa asal NTT yang tengah menempuh pendidikan di Jateng, seperti kiriman uang dari keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup, termasuk membayar indekos, menjadi terhambat.
"Mereka banyak yang terimbas dari gempa. Otomatis, pendapatan keluarganya ada yang menurun, bahkan ada yang tidak bekerja. Pak Gubernur merespons keinginan mahasiswa itu untuk dibantu biaya kos selama tiga bulan," katanya.
Untuk merealisasikan bantuan tersebut, Pemprov Jateng menggandeng Baznas Jateng dan Bank Jateng.
Ia menyebutkan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp374.247.000, terdiri atas bantuan dari Bank Jateng sebesar Rp348.402.000 dan Baznas Jateng sebesar Rp25.845.000.
Dinsos Jateng bertugas melakukan pendataan faktual, memverifikasi calon penerima manfaat, serta memfasilitasi komunikasi antarlembaga.
Sedangkan Baznas Jateng memberikan bantuan biaya indekos sesuai dengan kriteria pentasarufan zakat, kemudian Bank Jateng membantu biaya indekos bagi mahasiswa non-muslim.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban ekonomi mahasiswa asal NTT yang terdampak gempa.
βPemerintah Provinsi Jawa Tengah melihat bantuan itu sebagai bagian dari perhatian, kepada sesama saudara dalam NKRI,β ucapnya.