Kini, keberadaan struktur pelindung pantai tersebut memberikan harapan bagi masyarakat untuk memperoleh perlindungan yang lebih baik.
Supriyanto menilai manfaat pembangunan akan semakin luas apabila proyek tersebut dapat dilanjutkan hingga menjangkau wilayah pesisir lain yang masih membutuhkan perlindungan.
Menurut Supriyanto persoalan abrasi tidak hanya berdampak pada pemilik tambak, tetapi juga masyarakat secara luas. Oleh karena itu, pembangunan perlindungan pantai dinilai penting untuk membantu memulihkan kondisi lingkungan sekaligus mendukung keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi warga pesisir.
Ia menambahkan pemerintah desa telah menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat, baik warga yang memiliki lahan di sekitar lokasi pembangunan maupun mereka yang tidak memiliki tambak.
Program tersebut, lanjut dia, menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi dampak bencana pesisir.