NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan sebanyak 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) selama 2026 untuk mendukung modernisasi pertanian di wilayah tersebut.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Kabupaten Semarang, Selasa, menegaskan modernisasi pertanian menjadi kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus mempertahankan posisi Jateng sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

"Modernisasi alat pertanian ini tidak hanya menjadi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan," katanya, di sela acara Parade Alat dan Mesin Pertanian di Lapangan Tarubudoyo, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Ia menyebutkan produksi gabah Jateng pada 2025 mencapai 11,5 juta ton atau berkontribusi sekitar 16,5 persen terhadap produksi nasional.

Sedangkan produksi sepanjang 2026 hingga memasuki November telah mencapai sekitar 8,5 juta ton sehingga ia optimistis mekanisasi pertanian dapat mendukung peningkatan produksi pangan.

Bantuan alsintan tersebut disalurkan ke 32 kabupaten/kota, dengan jenis peralatan yang disesuaikan dengan karakteristik lahan dan kebutuhan masing-masing daerah.