Karena itu, ia meminta pemerintah daerah dan kelompok tani penerima memastikan alat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik.

Selain meningkatkan efisiensi, ia berharap modernisasi mampu menarik minat generasi muda untuk bekerja di sektor pertanian.

Apalagi, diakuinya, saat ini semakin banyak anak petani yang memilih bekerja di sektor lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menjelaskan bantuan 1.507 unit alsintan tersebut meliputi Rice transplanter ada 100 unit, kemudian combine harvester 10 unit, traktor roda empat 30 unit.

Kemudian, hand tractor singkal 80 unit, kultivator 74 unit, traktor crawler 80 unit, pompa air diesel 100 unit, alat pencacah pupuk organik 28 unit, dan handsprayer elektrik 1.005 unit.