NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota, perusahaan, TNI, Polri, dan pihak lainnya telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 75,4 juta liter ke daerah-daerah terdampak kekeringan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu, mengatakan pasokan air sebanyak 75.463.000 liter itu terdistribusi ke 33 kabupaten/kota terdampak kekeringan di Jateng.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng, penyaluran air bersih itu berlangsung selama periode 5 Juni hingga 28 September 2026.
Ia menyebutkan total penerima manfaat sebanyak 1.557.333 KK atau 2.341.548 jiwa yang tersebar di 255 kecamatan dan 784 desa/kelurahan.
Puluhan juta liter air bersih yang terdistribusi tersebut, terdiri atas 36.448.900 liter bersumber dari dukungan ketersediaan air bersih APBD Pemprov Jateng dan pemerintah kabupaten/kota.