Ia berharap kepengurusan baru MES Jateng dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah. Menurutnya, potensi anak muda dengan pengalaman di bidang industri, ekspor-impor, perekonomian, hingga fesyen dapat menjadi tenaga baru dalam pengembangan ekonomi syariah.
"Tenaga baru ini harus benar-benar menambah sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan masyarakat ekonomi syariah yang sudah terbangun dengan baik ini," ujarnya dalam keterangan tertulis Jumat (2/10/2026).
Sementara itu, Ketua Umum MES Jateng, Rezza Arief Budy Artha mengatakan, kepengurusan MES periode 2026-2031 ingin mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi Jawa Tengah, salah satunya melalui penguatan ekspor. Karenanya, koperasi ekspor diangkat dalam agenda SELF Jateng 2026.