NADIKABAR.COM β€” Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengoptimalkan delapan armada udara terdiri atas tiga pesawat dan lima helikopter untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di kawasan prioritas yang mencakup pusat pemerintahan dan fasilitas vital lainnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel Ronny Eka Saputera di Banjarmasin, Selasa, mengatakan penanganan karhutla difokuskan pada wilayah Ring 1 yang meliputi Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Barito Kuala, dan sebagian Tanah Laut karena kawasan tersebut memiliki fasilitas strategis yang menunjang aktivitas masyarakat serta operasi penanganan bencana.

β€œPengamanan bandara dari ancaman kabut asap menjadi prioritas karena gangguan operasional fasilitas tersebut dapat menghambat dukungan satuan udara, termasuk pelaksanaan pengeboman air atau water bombing dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanggulangan karhutla,” ujarnya.