β€œPanjang dari Lapter Wari kurang lebih 800 meter dan lebar 18 meter. Kami melakukan pengerasan di landasan karena tanahnya labil sehingga perlu penguatan supaya pesawat berbadan kecil yang mendarat dalam kondisi baik,” katanya.

Dia menambahkan pembangunan Lapter di Distrik Wari Kabupaten Tolikara dimulai sejak 2025 untuk membuka keterisolasian dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

β€œPembangunan Lapter Wari telah dilakukan sejak l 2025 dan anggaran yang digunakan dalam pembangunan lapter tersebut kurang lebih Rp10 miliar meski di tengah keterbatasan anggaran atau efisiensi. Kami memastikan lapter lainnya yang telah direncanakan di Papua Pegunungan akan dikerjakan secara bertahap, karena kami fokus menyelesaikan satu lapter sebelum mengerjakan yang lain,” ujarnya.