"Koordinasi ini juga mencakup dukungan tenaga kesehatan dan insentif yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pelayanan," ujar Bobby.
Gubernur juga menegaskan, proses transisi pengelolaan rumah sakit ini tidak boleh sampai mengganggu pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.
Pengalihan RSUD dr M Thomsen Nias ini juga membuka peluang bagi Pemprov Sumut untuk memfasilitasi pembangunan serta peningkatan kelas fasilitas kesehatan ke depan di Kepulauan Nias.
"Peningkatan fasilitas itu diharapkan semakin memperkuat peran RSUD dr M Thomsen Nias sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kepulauan Nias," ujar Bobby.