Usai menyerahkannya kepada kerabat, sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka menggendong ibunya yang sedang sakit stroke ke rumah saksi dan membaringkannya di ruang tengah. Di sanalah aksi pembunuhan itu terjadi.
"Setelah membaringkan korban, tersangka mengambil batu paving dan selanjutnya dipukulkan ke kepala ibunya hingga mengalami luka sangat parah. Akhirnya korban meninggal di TKP," ungkapnya.
Terpisah, suasana mencekam sempat dirasakan warga sekitar saat peristiwa itu terjadi di lokasi kejadian.
Berdasarkan penuturan salah seorang saksi mata, Aldo (22), amukan membabi buta pelaku bermula ketika ia sempat mengamuk dan memukuli keponakannya sendiri di dalam rumah. Situasi semakin menegang saat sang ayahnya baru saja pulang dari sawah dan langsung menjadi sasaran berikutnya, sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.
"Waktu itu ayahnya baru pulang dari sawah juga sempat diserang sama pelaku. Ayahnya langsung lari menyelamatkan diri," ungkap Aldo.