Gerakan penanaman pohon tersebut diinisiasi oleh komunitas pemuda lokal Borneo Kind sebagai bentuk aksi kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan daerah.
Aksi sosial pemulihan lingkungan tersebut menggerakkan partisipasi sekitar empat ratus hingga lima ratus orang relawan dari berbagai kalangan warga masyarakat daerah.
Kolaborasi pemuda dan pemerintah itu, lanjut Basuki, diharapkan menjadi pemicu aksi nyata gerakan penghijauan lingkungan berkesinambungan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
βKeterlibatan aktif generasi muda sangat dibutuhkan dalam menjaga kelestarian kawasan hutan Nusantara,β katanya.
Dia mengatakan Otorita IKN berkomitmen terus membuka ruang kolaborasi bersama seluruh pemuda daerah demi mewujudkan kawasan Ibu Kota Nusantara yang hijau berkelanjutan di Kaltim.