Dengan kemudahan tersebut, Agen Perlinsos diharapkan semakin banyak jumlahnya sehingga akses pendaftaran bansos semakin dekat dengan masyarakat.

"Situasi yang ingin dicapai adalah agen ini sedemikian banyaknya, sehingga kalau suatu saat saya butuh bantuan, tetangga (terdekat) saya bisa menolong saya daftar," ujarnya.

Menurut Andika, hingga saat ini, sekitar 204 ribu Agen Perlinsos telah tersebar di seluruh Indonesia. Sementara jumlah keluarga yang telah mendaftar mencapai sekitar 4,7 juta keluarga.

Dari jumlah tersebut, sekitar 4,6 juta keluarga mendaftar Program Sembako atau BPNT dan sekitar 2,2 juta di antaranya berpotensi layak berdasarkan hasil seleksi sistem. Untuk PKH, sekitar 4,3 juta keluarga mendaftar dan sekitar 1,1 juta keluarga berpotensi memenuhi kriteria.

Sebagai informasi, untuk menjadi Agen Perlinsos, masyarakat cukup memiliki KTP dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), kemudian mengakses Portal Perlinsos Digital Agen di agent-perlinsos.kemensos.go.id dan memilih menu 'Daftar Menjadi Agen'.

Selanjutnya, calon agen melengkapi data diri, melakukan verifikasi wajah, dan menyetujui Pernyataan Komitmen Agen. Setelah seluruh tahapan selesai, calon agen resmi terdaftar sebagai Agen Perlinsos.

Sebagai informasi, hadir dalam pertemuan tersebut Tenaga Ahli Mensos (TAM) Andy Kurniawan dan Agustinus Budi, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Joko Widiarto, Direktur PSNK Faisal, Direktur Jaminan Sosial Mardi Brilian Saleh, dan Koordinator Komunikasi KPTDP Lady Diandra.