Dihubungi terpisah, Camat Grogol Herdis Kurnia Wijaya, belum mendapatkan laporan terkait penggerebekan kasino tersebut. Namun dia sudah mengetahui kabar penggerebekan tersebut dari warga sekitar.
"(Penggerebekan) Malam tirakatan, sebelum 17 Agustus berarti. (Lokasinya?) Yang dulu pernah di-hearing-kan di DPRD," kata Herdis saat dihubungi awak media.
Lokasi kasino itu sempat dilaporkan oleh Forum Warga Grogol melalui jejaring di DPRD Sukoharjo pada Kamis (27/11/2025).
Sekertaris Forum Warga Grogol, Endro Sudarsono, mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari warga jika aktivitas perjudian di lokasi tersebut menggunakan meja. Dan sudah ada sejak pertengahan tahun lalu.
"Iya (dulunya untuk gudang). Perjudian sejak kurang lebih 3 bulanan sebelum saya ke DPRD Sukoharjo (hearing). Lalu kami lakukan investigasi, cek lokasi, hingga ada warga dan teman Laskar yang mendatangi malam-malam. Itu di depannya ada tempat ibadah. Karena kita sulit membuktikan, kita meminta bantuan ke DPRD itu," kata Endro saat dihubungi awak media.
Dia menjelaskan, aktivitas lokasi tersebut terjadi pada malam hari. Pascahearing tersebut, warga bersama unsur kepolisian, perangkat kecamatan, hingga anggota DPRD Sukoharjo sempat mendatangi lokasi, namun dalam kondisi tertutup rapat.