Posisi truk terlempar sekitar 50 meter dari perlintasan KA yang berpenjaga. Muatan pasir sebagian masih di sekitar perlintasan dan tidak kendaraan lain yang terlibat.
"Kejadiannya sekitar pukul 0.15 WIB. Suaranya benturan keras terdengar dari desa," ungkap Sugianto (40), warga Desa Sumyang kepada NadiKabar di lokasi, Kamis (27/8/2026) pagi.
Menurut Sugi, truk muatan pasir dari arah Gondang (utara) ke selatan. Truk yang berhenti di tengah perlintasan kereta api sehingga tertabrak kereta api dari arah barat.
Mendengar ada benturan, terang Sugi, warga sekitar berdatangan ke lokasi. Warga membantu membersihkan perlintasan dari pasir.
"Tadi bantu bersihkan pasir dengan alat seadanya agar kereta lain bisa lewat. Tidak ada korban, sopir dan kernet selamat, " katanya.