NADIKABAR.COM — Gunung Rinjani kembali dibuka untuk aktivitas wisata mulai hari ini. Namun, pendakian dan sejumlah kegiatan lain di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) masih dibatasi karena musim kemarau dan risiko kebakaran.

Kepala Balai TNGR Nusa Tenggara Barat, Budhy Kurniawan, mengatakan pembukaan terbatas ini dilakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

"Kegiatan wisata alam di Taman Nasional Gunung Rinjani dibuka secara terbatas," ucap Budhy di Mataram dihimpun dari keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).

Pembukaan terbatas tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Nomor SE.4/KSDAE/SKSDAE/KSA.02.02/08/2026 tentang Penutupan Sementara dan Pembukaan Secara Terbatas Wisata Pendakian Gunung dalam rangka pencegahan kebakaran hutan.

Tak hanya pendakian, kegiatan ritual, religi, budaya, sosial, dan penelitian juga masih diperbolehkan di kawasan Rinjani.