Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi pelaksanaan pemulihan ekosistem sekaligus penataan dan peningkatan aksesibilitas jalur pendakian.

Upaya itu diharapkan dapat mendukung kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas jalur sebelum aktivitas pendakian kembali dibuka.

Pengelola mengimbau masyarakat dan calon pendaki agar mematuhi ketentuan tersebut serta menunggu informasi resmi sebelum merencanakan pendakian selama periode penutupan.

β€œMari kita hormati keputusan ini dan bersama-sama menjaga kelestarian Gunung Sibayak, kebanggaan Tanah Karo dan Sumatera Utara,” demikian imbauan pihak pengelola melalui akun resminya.