NADIKABAR.COM — Konsumsi bir dapat memengaruhi kadar gula darah dalam dua arah, yakni meningkat sesaat setelah diminum dan berpotensi menurun beberapa jam kemudian akibat pengaruh alkohol terhadap fungsi hati.

Ahli gizi sekaligus edukator diabetes Ginger Cochran, M.S., RD, CDCES, mengatakan karbohidrat dalam bir dapat meningkatkan kadar gula darah, sementara alkohol dapat menghambat kemampuan hati melepaskan glukosa untuk menjaga kestabilan gula darah.

"Karbohidrat dapat meningkatkan gula darah pada awalnya, sedangkan alkohol dapat menyebabkan penurunan beberapa waktu kemudian karena mengurangi kemampuan hati melepaskan glukosa," kata Cochran, sebagaimana dikutip dari EatingWell, Minggu.

Ahli gizi Whitney Stuart, M.S., RDN/LD, CDCES, menjelaskan bahwa ketika seseorang mengonsumsi alkohol, hati memprioritaskan proses pemecahan alkohol. Akibatnya, pelepasan glukosa yang biasanya membantu menjaga kadar gula darah dapat terganggu.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan hipoglikemia atau kadar gula darah terlalu rendah, termasuk beberapa jam setelah konsumsi alkohol atau pada malam hari.