Selain pengalaman profesional, Suroso memiliki rekam akademik di bidang ketenagalistrikan. Dalam disertasi doktoralnya di ITB, ia meneliti model bisnis pasar kelistrikan Indonesia yang bersifat nonkompetitif dan memiliki regulasi ketat, termasuk tantangan integrasi pembangkit energi terbarukan yang produksinya bergantung pada kondisi alam.

Penelitian tersebut membahas pemodelan sistem untuk mendukung pengambilan keputusan, menjaga keseimbangan daya, serta mempertahankan keandalan pasokan listrik. Kajian itu relevan dengan tantangan pengelolaan sistem kelistrikan ketika porsi energi terbarukan dalam bauran energi semakin berkembang.

Sebagai direktur utama, Suroso memimpin perusahaan yang memiliki peran penting dalam penyediaan listrik nasional. Pengalaman di bidang sistem tenaga, pembangkitan, pengaturan beban, teknologi informasi, manajemen risiko, serta energi terbarukan menjadi bekal dalam menjalankan tugas tersebut.

Ke depan, tantangan PLN mencakup menjaga keandalan pasokan listrik, meningkatkan kualitas pelayanan, mengembangkan infrastruktur kelistrikan, dan mendukung transisi energi. Latar belakang Suroso di bidang teknis dan pengelolaan proyek berkaitan dengan berbagai kebutuhan tersebut, meskipun pencapaiannya sebagai pemimpin baru akan bergantung pada kebijakan dan pelaksanaan program perusahaan.

Penunjukan Suroso Isnandar menandai babak baru kepemimpinan PLN. Dengan pengalaman lintas unit dan pendidikan hingga jenjang doktor, ia kini mengemban tanggung jawab untuk menjaga keandalan layanan listrik sekaligus melanjutkan transformasi perusahaan, demikian mengutip PLN, ITB, dan sumber-sumber lain.