"Kita hadir di medan pertempuran militer dengan mengerahkan seluruh kekuatan dan akan menghadapi mereka dengan kejutan-kejutan baru, dan kita juga memanfaatkan diplomasi untuk menegaskan keunggulan kita di bidang militer dan memperjuangkan hak-hak rakyat Iran," kata Ghalibaf di hadapan parlemen Iran, sebagaimana dikutip kantor berita Tasnim.

Pernyataan serupa disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi saat berbicara kepada para Duta Besar dan diplomat asing di Teheran pada Minggu (4/10) waktu setempat.

Araghchi mengatakan bahwa Iran berharap AS akan memilih jalur diplomasi, namun dia juga memperingatkan jika Teheran siap memberikan tanggapan jika Washington kembali memilih tindakan militer.

"Jika mereka kembali beralih ke solusi militer, kami jauh lebih siap dibandingkan sebelumnya dan akan mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk membela diri kami," tegasnya, seperti dilansir Reuters.

Sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Iran sedang mempersiapkan respons yang lebih luas dan lebih dahsyat jika AS kembali melancarkan serangan militer berskala besar. Juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, mengatakan kepada kantor berita Fars bahwa Teheran akan meningkatkan jangkau rudal-rudalnya.