Menurut dia di kawasan ini juga terdapat lebih dari 17 negara megabiodiversitas, termasuk Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Pada saat yang sama muncul tantangan, bukan hanya bagaimana dapat mengembangkan biodiversitas, tetapi juga bagaimana memastikan biodiversitas tetap mendukung kehidupan masyarakat dan berkembang secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.
"Tantangan ini membutuhkan ilmu pengetahuan, pendidikan, inovasi, intervensi kebijakan, dan tentu saja kolaborasi regional yang kuat," katanya.
SEAMEO BIOTROP hadir dan ikut memberi peran untuk menjembatani kebutuhan tersebut.