Adapun penghargaan Technical Excellence diberikan kepada Serenee Osman dari Nakanihon Air Co Ltd, Jepang, atas penelitian yang mengintegrasikan teknologi LiDAR udara, pengamatan satelit, dan survei batimetri untuk menilai perubahan bentang alam akibat gempa bumi Semenanjung Noto pada 2024.
Menurut Agustan, keempat karya tersebut memperlihatkan semakin luasnya peran teknologi penginderaan jauh, mulai dari konservasi lingkungan, kebijakan antariksa, pelestarian budaya, hingga mitigasi bencana.
ACRS 2026 mengusung tema "Remote Sensing for Future Earth: Innovation, Inclusion & Impact", yang menekankan pentingnya inovasi, inklusivitas, dan dampak nyata teknologi pengamatan Bumi bagi kehidupan manusia.
Konferensi ini mempertemukan ilmuwan, akademisi, praktisi industri, serta pemangku kebijakan dari berbagai negara untuk membahas perkembangan teknologi satelit, kecerdasan buatan, analisis geospasial, pengelolaan lingkungan, hingga mitigasi bencana.