Selanjutnya kasus yang sama juga terjadi di Kabupaten Kapuas dan mayoritas ditemukan juga di area yang tidak jauh dari pesisir pantai.
Menurut Rendy, situasi ini menunjukkan ketersediaan air yang melimpah belum tentu menjamin kualitas air yang dapat langsung digunakan masyarakat.
Oleh karena itu teknologi yang sedang dikembangkan ini, kata dia, bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengolah air payau serta air sungai dan rawa yang terdampak intrusi air laut.
Rendy telah mengembangkan membran hidrofobik dan omnifobik. Secara sederhana, membran ini memiliki permukaan yang dirancang agar air tidak mudah membasahi pori-porinya.