"Kesimpulan sesuai fakta memang terjadi perusakan diduga menggunakan gotri, arah gotri dari dalam rumah, bisa kita lihat kaca yang menunjukkan tekanan dari dalam. Kami perlu waktu untuk melakukan pendalaman lagi," ungkapnya saat konferensi pers di Polresta Pati, Kamis (27/8/2026).

Ardyan juga memastikan kejadian tersebut tidak ada hubungannya dengan konten unjuk rasa.

"Belum ada hubungan konten unjuk rasa dengan kejadian tersebut," ungkapnya.