NADIKABAR.COM β€” Para arkeolog berhasil menemukan peradaban kuno dari 600-850 SM di Amazon. Penemuan ini terjadi berkat teknologi Light Detection and Ranging (LiDAR).

LiDAR adalah teknologi penginderaan jarak jauh yang menggunakan sinar laser untuk mengukur jarak suatu objek dari sensor. Sensor LiDAR menembakkan Cchaya ke suatu objek, kemudian mengukur durasi waktu yang diperlukan cahaya untuk kembali ke sensor setelah memantul.

Perhitungan waktu tempuh ini kemudian dikonversi menjadi data jarak yang, jika dikumpulkan dari berbagai sudut, membentuk representasi tiga dimensi yang akurat dari lingkungan yang dipindai.

Dalam studi berjudul "Over 20,000 precolonial earthworks in the Southwest Amazonia" oleh Martti PΓ€rssinen dkk mengungkapkan bahwa kota kuno yang ditemukan memiliki ukuran yang tiga kali lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Berdasarkan pengamatan dengan LiDAR luas wilayah kota kuno mencapai 4.400 km, yang terletak di wilayah barat daya Amazon Basin.

Selain ukuran peradabannya, ditemukan pula ribuan pola geometris, disebut sebagai geoglyph, yang tampak terhubung oleh jalan besar atau jalan setapak.