"Berdasarkan survei LiDAR yang mencakup 4.500 km², kami memperkirakan bahwa seluruh wilayah Aquiry seluas 183.000 km² mungkin mengandung sekitar 24.000 hingga 30.000 pekerjaan tanah yang dihubungkan oleh ratusan jalan, yang mengungkapkan skala modifikasi lanskap yang sebelumnya tak terbayangkan untuk bagian Amazonia ini." kata Profesor Martti Pärssinen selaku penulis utama dikutip dari BBC Science Focus.
"Selanjutnya, kami akan menyelidiki bagaimana distribusi mereka berkaitan dengan ekosistem yang berbeda, serta lokasi galian tanah dan jaringan jalan kuno," imbuhnya.
LiDAR jenis ini bekerja dari permukaan tanah, atau yang biasanya digunakan pada kendaraan untuk pemetaan jalan, gedung, atau lokasi konstruksi. Terrestrial LiDAR dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu mobile, yang digunakan pada kendaraan yang bergerak, dan static, yang digunakan di satu titik tetap seperti pertambangan.
Tipe ini menggunakan laser berwarna hijau untuk menembus permukaan air dan digunakan dalam pemetaan dasar sungai, danau, atau laut dangkal. Laser hijau ini bertujuan untuk dapat mengukur elevasi digital dasar laut.