NADIKABAR.COM — Sejumlah penerbangan Bandara Sultan Thaha Jambi kembali terganggu akibat kabut asap yang menyebabkan penurunan jarak pandang (visibility).

Kondisi cuaca buruk tersebut mengakibatkan sejumlah penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan menuju dan dari Jakarta (CGK), mengalami penundaan (delay) serta penjadwalan ulang (retime).

​"Jarak pandang tercatat 1.500 meter pada pukul 06.00 WIB dan terus menurun hingga mencapai 800 meter pada pukul 12.00 WIB," kata bagian Department Head Branchcom Bandara Sultan Thaha, Bachren di Jambi, Rabu.

Ia menjelaskan, berdasarkan data operasional bandara, pada pagi hari tercatat satu penerbangan keberangkatan yang berhasil mengudara, yaitu Batik Air ID 6807 tujuan Jakarta pada pukul 06.05 WIB dengan jarak pandang 1.500 meter.

Penerbangan tersebut menggunakan pesawat pesawat yang menginap di bandara atau remain over night (RON).

Namun, seiring memburuknya kondisi kabut asap yang terjadi di Kota Jambi, menyebabkan jarak pandang vertikal (vertical visibility) tersisa setinggi 500 kaki akibat langit tertutup asap, sejumlah penerbangan terdampak hingga pukul 12.00 WIB.

Akibat kondisi itu, lanjut dia, penerbangan kedatangan (arrival) pesawat ​Batik Air ID 6804 dari Jakarta (CGK), statusnya ditunda menunggu jarak pandang membaik.

Lalu, ​Citilink QG 966 dari Jakarta (CGK) ditunda karena asap. ​Citilink QG 960 dari Jakarta (CGK) ditunda, penyesuaian waktu menjadi pukul 13.10 WIB.

Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta (CGK), di sesuaikan menjadi pukul 19.20 WIB. ​Garuda Indonesia GA 126 dari Jakarta (CGK) ikut mengalami penyesuaian menjadi pukul 19.45 WIB.