Bentuk kemasan yang dibuat sangat menyerupai jajanan impor biasa membuat paket tersebut tampak wajar dan tidak mencurigakan saat proses distribusi.

"Modusnya sangat rapi, dibungkus rapat seperti kiriman permen biasa sehingga tidak memancing kecurigaan pihak ekspedisi maupun warga sekitar. Tiga kiriman sebelumnya mereka klaim berhasil lolos sampai ke Malang," jelasnya.

Kini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan secara intensif terhadap tersangka.