Sementara Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, mengungkap nomor kendaraan yang dipakai J ternyata palsu.
"Kita cek nopol yang viral itu juga tidak terdaftar. Setelah kita klarifikasi, kita amankan kendaraannya saat di Salantas Polrestabes Semarang," kata Yunaldi.
"Kenapa pakai nopol diduga palsu itu, ingin sensasi katanya. Tapi kita cek ada nomor aslinya, STNK-nya ada. Kebetulan juga sudah mati pajaknya. Ini kita sarankan dia untuk bayar pajak," lanjutnya.
Yunaldi berkata, berdasarkan pengakuan J dirinya melawan arah di Jalan Veteran lantaran tidak tahu arah. J berdalih sehari-hari dirinya diantar sopir.
"J merupakan pengemudi dan juga pemilik kendaraan tersebut," papar Yunaldi.
"Pengemudi cewek, usia kurang lebih 30 tahun, warga Semarang tapi memang alasannya tidak tahu jadwal lalu lintas sendiri," lanjutnya.