"Masyarakat juga punya tanggungjawab untuk menjaga stabilitas dan keandalan pasokan BBM, dan tidak perlu melakukan tindakan panic buying. Sebab tindakan panic buying justru bisa memicu keadaan semakin distortif, bahkan chaos," ujarnya.

Sebelumnya, Pertamina menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat pasokan dan distribusi BBM guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi.

Upaya ini dilakukan melalui penambahan pasokan, penguatan operasional SPBU, serta penyediaan layanan tambahan sesuai kebutuhan di lapangan.