“Kami berharap bantuan kecil yang kami berikan bisa menyelesaikan masalah hingga ke akarnya. Karena itu, sangat penting untuk berkolaborasi dengan ahlinya. Dari diskusi dengan BPBD Kota Palangka Raya dan Rumah Zakat yang sudah mendalami permasalahan ini, kami memahami bahwa nozzle tancap tanah adalah salah satu solusi efektif dan jumlahnya perlu ditambah," katanya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kahf berupaya mengambil bagian dalam menangani dampak karhutla bersama mitra yang memahami kondisi di lapangan, salah satunya Rumah Zakat.

Dengan menghadirkan alat yang sesuai dengan tantangan di lahan gambut, Kahf berharap petugas dapat menjangkau titik api hingga ke dalam tanah, sehingga pemadaman dapat dilakukan hingga tuntas.

"Ke depan, Kahf akan terus memperhatikan kebutuhan petugas dan masyarakat agar setiap dukungan yang diberikan tetap tepat sasaran," ujarnya.