Oleh karena itu, verifikasi fakta menjadi keharusan sebelum sebuah informasi atau sesuatu yang dihasilkan oleh AI dibagikan maupun digunakan.

Tantangan terbesar saat ini, kata Heru melanjutkan, adalah memastikan AI tidak sekadar menjadi alat untuk memperoleh jawaban secara instan, melainkan harus mampu meningkatkan produktivitas serta mengasah nalar dan kemampuan berpikir kritis penggunanya.

Untuk itu, Heru mendorong agar kurikulum pendidikan maupun program pelatihan AI di Indonesia tidak hanya berfokus kepada cara menggunakan teknologi tersebut.