NADIKABAR.COM — Jakarta, (NadiKabar) – Euforia ajang lari tahunan PLN Electric Run 2026 kian terasa menjelang hadirnya 8 ribu pelari di ICE BSD, Tangerang, pada Minggu (8/11) mendatang. Mengawali antusiasme tersebut, PLN resmi membuka pengambilan paket lomba (race pack collection) sejak kemarin, Jumat, 6 November 2026 hingga hari ini, Sabtu, 7 November 2026 di Senayan Park Ground Floor, Jakarta Pusat.

Para peserta Half Marathon 21K, Star Energy Geothermal 10K, dan MCI 5K dapat mendatangi lokasi penukaran mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB dengan menunjukkan bukti pendaftaran resmi dari aplikasi PLN Mobile. Paket perlengkapan lari yang disiapkan mencakup jersey, nomor BIB, tote bag, serta dukungan produk hidrasi dan nutrisi lengkap dari para sponsor.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menyampaikan bahwa PLN Electric Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga untuk mengampanyekan gaya hidup sehat, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat positif melalui olahraga. Menurutnya, antusiasme ribuan peserta yang akan berpartisipasi menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat.

“PLN Electric Run merupakan wujud komitmen PLN dalam mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan yang positif. Kami berharap ajang ini dapat memberikan pengalaman berlari yang menyenangkan bagi seluruh peserta, sekaligus menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ujar Gregorius.

Lebih lanjut, Gregorius mengingatkan bahwa keberhasilan mengikuti perlombaan tidak semata-mata diukur dari kecepatan atau pencapaian waktu terbaik, tetapi juga dari kemampuan setiap peserta menjaga kondisi fisik dan menyelesaikan lomba dengan aman. Karena itu, ia mengimbau seluruh pelari untuk mengenali batas kemampuan tubuh masing-masing, mengatur ritme berlari, serta tidak memaksakan diri apabila mengalami kendala fisik selama perlombaan.

“Yang terpenting, seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan dengan aman dan menikmati setiap prosesnya hingga mencapai garis finis. Saya berharap para pelari bisa mengukur kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing, tidak memaksakan diri, serta tetap memperhatikan kondisi tubuh selama berlari. Semoga semuanya berjalan lancar dan seluruh peserta dapat finish strong,” ucap Gregorius.