NADIKABAR.COM — Pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) memastikan keselamatan pengguna jalan dengan melakukan pengecekan kondisi dan kesesuaian rambu serta marka jalan dengan standar di sepanjang ruas tol tersebut.

"Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan," kata Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, Charles Giroth, di Bandarlampung, Kamis.

Dia mengatakan pengecekan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali, bersama Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, kelayakan, serta tingkat reflektifitas rambu dan marka.

"Dengan tingkat reflektifitas yang memadai diharapkan tetap dapat terlihat dan berfungsi dengan baik, terutama saat berkendara pada malam hari atau dalam kondisi jarak pandang terbatas," ujarnya.

Menurutnya, aspek rambu dan marka juga menjadi bagian dari standar pelayanan jalan tol.

Charles menyebutkan bahwa rambu dan marka jalan dalam standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol harus lengkap dengan tingkat reflektivitas minimal 80 persen.

Sementara itu, PP Nomor 23 Tahun 2024 tentang Jalan Tol mengatur bahwa setiap jalan tol dilengkapi dengan aturan perintah dan larangan yang dinyatakan melalui rambu lalu lintas dan marka jalan.

Dia mengatakan pengecekan secara berkala menjadi bagian penting untuk memastikan fasilitas keselamatan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

“Rambu dan marka bukan sekadar pelengkap jalan, tetapi merupakan bagian penting dari sistem keselamatan. Karena itu, kami melakukan pengecekan secara rutin untuk memastikan kondisinya tetap layak, terlihat jelas, dan dapat membantu pengguna jalan mengambil keputusan dengan tepat selama berkendara,” ujar Charles.

Menurutnya, kolaborasi dengan regulator juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan di Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.

“Kami tidak hanya melakukan pemantauan secara internal, tetapi juga berkoordinasi dan melakukan pengecekan bersama BPJN. Dengan pemeriksaan berkala ini, setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti agar kualitas perlengkapan jalan tetap terjaga,” tambah Charles.

Sementara itu, Manager Maintenance PT BTB, Mita Lolita, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan melihat kondisi rambu dan marka secara menyeluruh, termasuk aspek keterbacaan dan reflektifitas.

“Pengecekan kami lakukan setiap tiga bulan untuk memastikan rambu dan marka tetap dalam kondisi baik. Kami melihat kondisi fisiknya sekaligus memastikan reflektifitasnya masih memenuhi standar, sehingga informasi dan petunjuk keselamatan tetap mudah dikenali oleh pengguna jalan,” jelas Mita.

Dia menambahkan, apabila ditemukan rambu atau marka yang kondisinya sudah tidak memenuhi standar atau mengalami penurunan kualitas, PT BTB akan melakukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.

Melalui pemeriksaan rutin dan kolaborasi bersama regulator, PT BTB terus menjaga kualitas fasilitas jalan tol sebagai bagian dari komitmen menghadirkan jalan tol yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.