Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) biodiesel 50 persen (B50) berada di kisaran 75-80 persen per 31 Agustus 2026.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menyampaikan Kementerian ESDM tetap melakukan pengawasan dalam distribusi B50 tersebut.
Pemerintah pun, kata dia lagi, berkomitmen untuk memperbanyak monitoring dan evaluasi (monev), sebab program tersebut ingin dieksekusi secara cermat.
Kementerian ESDM menargetkan penyaluran B50 di seluruh SPBU dapat terealisasi 100 persen pada Oktober 2026.