NADIKABAR.COM — Petugas gabungan melakukan penggerebekan narkoba di Kampung Boncos dan Kampung Ambon, Jakarta Barat. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan sejumlah orang dan puluhan bong.

Penggerebekan di Kampung Boncos dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian P Siagian. Dalam operasi tersebut, tim gabungan menyita puluhan alat isap sabu atau bong yang ada di lokasi.

Operasi penindakan tersebut digelar serentak pada Jumat (9/10/2026) pagi. Penertiban ini melibatkan ratusan personel gabungan lintas instansi, mulai dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, hingga jajaran Satpol PP.

Berdasarkan rekaman video yang diterima NadiKabar, tim penyidik menyisir sejumlah titik dan menemukan barang bukti perlengkapan konsumsi sabu.

Tampak puluhan alat isap sabu rakitan berupa botol dengan sedotan dan pipet diamankan petugas. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah Kartu Tanda Penduduk (KTP), gunting, hingga korek api.

Hingga berita ini dimuat, operasi penindakan dan penyisiran di Kampung Boncos masih terus berlangsung. Sejumlah orang turut diamankan dalam operasi tersebut.

Selain Kampung Boncos, tim gabungan juga secara bersamaan menggerebek Kampung Ambon. Petugas menyusuri gang-gang sempit untuk memburu para pelaku penyalahgunaan narkotika.

Dalam rekaman video yang diperoleh, tampak beberapa pria telah diamankan petugas. Mereka terduduk di tepi jalan dengan kedua tangan terikat kabel ties.

Di lokasi lain di Kampung Ambon, polisi menggeledah sebuah rumah dan mendapati alat isap sabu tergeletak di atas meja. Bahkan, petugas tampak menaiki atap untuk mengamankan beberapa koper mencurigakan yang disembunyikan di atas genting rumah warga.

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Zulkarnain Harahap, mengatakan penggerebekan ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto serta arahan Kapolri untuk memberantas tuntas kampung-kampung narkoba di Indonesia.

"Menindaklanjuti perintah Presiden, perintah Kapolri, jadi kita melaksanakan penggerebekan di sarang-sarang narkotika bahasanya dulu, kalau bahasa dulu kita ke kampung-kampung narkoba," kata Zulkarnain kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).