NADIKABAR.COM — Penghargaan Energi Subroto Tahun 2026 kembali digelar sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kepada para pemangku kepentingan yang telah memberikan kontribusi nyata dalam memajukan sektor energi dan sumber daya mineral di Indonesia.
Adapun nama penghargaan ini diambil dari Prof. Subroto, tokoh yang memiliki peran penting dalam perjalanan sektor energi dan pertambangan Indonesia. Prof. Subroto menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada periode 1978-1988, dan menjabat sebagai Sekretaris Jenderal OPEC pada 1988-1994.
Penghargaan Energi Subroto telah diselenggarakan Kementerian ESDM sejak 2017 dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Penghargaan Energi Subroto dikembangkan dengan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada dampak. Penilaian mencakup beragam kontribusi di sektor ESDM, mulai dari keunggulan operasional, keberlanjutan, inovasi, tata kelola, hingga partisipasi publik di bidang energi.
Penghargaan ini dikelompokkan ke dalam lima kelompok yang kemudian dijabarkan ke dalam sejumlah kategori sesuai dengan karakteristik kontribusi dan capaian yang menjadi dasar penilaian.
Adapun kelompok dan kategori Penghargaan Energi Subroto Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Keunggulan Operasional (Operational Excellence)
• Kinerja Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik (Best Electricity Safety Performance)• Kinerja Produksi Minyak dan Gas Bumi Terbaik (Best Oil & Gas Production Performance)• Kinerja Operasi Pertambangan Terbaik(Best Mining Operation Performance)
2. Keberlanjutan dan Transisi Energi (Sustainability & Energy Transition)