Meski demikian, Alfin mengaku terkadang merasa segan ketika diminta berfoto.
"Banyak keluarga pengantin yang minta foto. Saya agak segan. Kadang suka saya ajak keluar buat foto bersama buat menghargai yang punya hajat," aku Alfin.
Permintaan foto tersebut menjadi pengalaman baru bagi Alfin sebagai penghulu. Di satu sisi, ia merasa perhatian masyarakat merupakan bentuk apresiasi. Di sisi lain, ia tetap berusaha menjaga posisi dan profesionalitasnya sebagai pelayan masyarakat.
Alfin melihat popularitas yang datang secara tidak terduga tersebut dari sisi yang positif. Menurutnya, perhatian masyarakat dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan KUA dengan cara yang lebih dekat dengan generasi muda.
"Alhamdulillah masyarakat melihatnya antusias. Dan saya membawa citra nama KUA menjadi lebih baik lagi," pungkas Alfin.