Kapolres Nagekeo, AKBP Rachmat Muchamad Salihi, mengatakan jumlah pengungsi saat ini mengalami penurunan. Sebagian masyarakat telah memilih kembali ke rumah masing-masing seiring dengan situasi getaran dua hari terakhir sudah tidak dirasakan sehingga masyarakat merasa kondisi sudah lebih aman.
Meski jumlah menurun, kebutuhan dasar para pengungsi masih tetap terpenuhi melalui dukungan dapur lapangan dan water treatment dari Brimob. Selain itu, Posko Polres Nagekeo setiap malam masih melaksanakan kegiatan pelayanan kepada pengungsi melalui nonton bersama dengan menyediakan snack dan minuman hingga pukul 23.00 Wita sebagai bentuk dukungan moril dan pelayanan selama berada di lokasi pengungsian.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan wakapolres, sampai dengan saat ini belum terdapat keluhan dari pengungsi terkait kekurangan logistik maupun kebutuhan dasar lainnya. Situasi di lokasi pengungsian secara umum masih aman dan terkendali," jelas Rachmat.