Sore hari, peserta mengikuti napak tilas dari Museum Sumpah Pemuda melewati Gereja Katedral dan berakhir di Lapangan Banteng, kemudian malam harinya ditutup konser amal.
"Jadi acara ini seharian bisa diikuti oleh semua pengunjung yang ingin berdonasi," ucapnya.
Di lokasi juga terdapat Pojok Pemikiran Bung Karno dan mock-up tenda yang dibuat menyerupai ruang Kongres Sumpah Pemuda 1928.
"Di sana juga kami ingin anak-anak muda yang hadir di sini bisa ikut merasakan suasana pada saat dulu, di mana pemikir-pemikir muda dari berbagai macam suku, dari berbagai daerah itu berkumpul bersatu merumuskan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa," terangnya.
Merah Muda Fest 2026 mengusung tema "Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan". Menurut Yuke, tema itu tidak berhenti sebagai slogan.