NADIKABAR.COM — Merah Muda Fest 2026 yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan menjadi ajang pengumpulan donasi dari para pengunjung untuk disalurkan kepada korban kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan.
Anggota DPRD Jakarta Yuke Yurike mengatakan Merah Muda Fest 2026 yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu, bukan hanya perayaan Sumpah Pemuda, tetapi juga aksi penggalangan donasi bagi korban karhutla.
"Sepanjang hari panitia menggalang donasi bagi korban karhutla di Kalimantan, lalu menutup acara konser amal pada malam harinya," kata Yuke.
Wakil Bendahara DPP PDI Perjuangan itu menjelaskan donasi dikumpulkan dari pengunjung melalui barcode atau QRIS yang ditempel di sejumlah titik area acara dengan nominal Rp15 ribu per peserta. Ia memastikan seluruh donasi diserahkan setelah rangkaian acara selesai.
"Mereka bisa berdonasi sebesar Rp15 ribu yang akan sepenuhnya nanti selesai acara akan kami serahkan untuk teman-teman yang mengalami musibah kebakaran hutan di Kalimantan," ujarnya.
Menurut Yuke, acara berlangsung dari pagi hingga malam. Pada pagi harinya diisi senam dan Zumba, lalu bazar, talkshow, kulineran, sejumlah aktivitas lomba termasuk mahyong, pelatihan bahasa isyarat, hingga pertunjukan seni.
Sore hari, peserta mengikuti napak tilas dari Museum Sumpah Pemuda melewati Gereja Katedral dan berakhir di Lapangan Banteng, kemudian malam harinya ditutup konser amal.
"Jadi acara ini seharian bisa diikuti oleh semua pengunjung yang ingin berdonasi," ucapnya.
Di lokasi juga terdapat Pojok Pemikiran Bung Karno dan mock-up tenda yang dibuat menyerupai ruang Kongres Sumpah Pemuda 1928.
"Di sana juga kami ingin anak-anak muda yang hadir di sini bisa ikut merasakan suasana pada saat dulu, di mana pemikir-pemikir muda dari berbagai macam suku, dari berbagai daerah itu berkumpul bersatu merumuskan satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa," terangnya.
Merah Muda Fest 2026 mengusung tema "Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Kemanusiaan". Menurut Yuke, tema itu tidak berhenti sebagai slogan.
"Makna dari Sumpah Pemuda itu juga harus tetap kita hayati," katanya.
Dalam Anggaran Dasar PDI Perjuangan Pasal 49, Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) mengoordinasikan dan melaksanakan kegiatan mitigasi serta bantuan dan penanggulangan bencana, yang meliputi bencana alam, bencana sosial, kebakaran, konflik sosial, pengungsi, hingga bencana industri. Penggalangan donasi karhutla di Merah Muda Fest berada dalam kerangka itu.
Festival ini digelar tiga hari sebelum Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, dan merupakan penyelenggaraan kedua setelah Yogyakarta pada 2025. Setelah acara, perhatian panitia beralih ke penyaluran donasi ke wilayah terdampak.
"Jadi ini adalah rangkaian acara, mudah-mudahan anak-anak muda se-Indonesia, khususnya kalau di sini Jakarta dan sekitarnya, bisa mengikuti, bisa bersenang-senang di sini, tetapi juga makna dari Sumpah Pemuda itu juga harus tetap kita hayati," pungkasnya.
Hadir juga dalam acara itu Ketua DPP PDIP Yanti Sukamdani, MY Esti Wijayanti, dan Deddy Yevri Sitorus, Wakil Sekjen DPP PDIP bidang Kerakyatan Sri Rahayu serta Ketua Panitia Nasional Merah Muda Fest 2026 Denny Cagur.