"Sedangkan kecepatan meteor melebihi 11.000 meter/detik atau 39.600 km/jam. Gelombang kejut itulah yang menyebabkan suara dentuman dan bisa menggetarkan kaca-kaca jendela," jelasnya.
Meteor yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi akan mengalami gesekan dan terbakar saat menembus atmosfer. Proses tersebut menghasilkan cahaya terang yang terlihat di langit, terlebih jika ukuran meteor cukup besar.
Data dari BMKG Telaga Gorontalo mencatat adanya getaran yang terjadi sekitar pukul 00.18 Wita. Sementara itu, BMKG Kotamobagu mendeteksi getaran serupa pada pukul 00.20 Wita.
Thomas memperkirakan meteor tersebut meledak di sekitar wilayah Gorontalo pada pukul 00.15 Wita. Ledakan itu menghasilkan gelombang kejut yang memicu suara dentuman, sekaligus kilatan cahaya yang sangat terang.