Para pembicara memadukan perspektif medis dan pengalaman kepelatihan untuk membahas bagaimana fungsi penglihatan mendukung kemampuan individu dan penerapan taktik tim.
"Dua mata pemain itu harus berfungsi optimal dan sangat jelas, untuk bisa dengan maksimal mengamati, lalu memperhitungkan ketepatan respons kepada bola yang hendak ia eksekusi selanjutnya. Fakta menunjukkan bahwa kalau kondisi mata pemain ada kelainan, maka kemampuan menangkap kejernihan fokus dan kejelasan dari bola yang bergerak atau kondisi lapangan serta perubahan cuaca juga akan mudah menurun. Sebagai trusted eye care leader, JEC Eye Hospitals and Clinics ingin mendorong perhatian yang lebih menyeluruh terhadap fungsi penglihatan, sehingga gangguan penglihatan dapat dikenali sejak dini dan setiap pemain memperoleh pemeriksaan serta penanganan yang sesuai, mulai dari masa pembinaan hingga jenjang profesional," ujar Tjahjono dalam keterangan kepada media.
Memahami Crossed Laterality untuk Mendukung Pembinaan Pemain
Salah satu pembahasan utama dalam seminar ini adalah crossed laterality atau dominansi silang, yaitu ketika mata dominan berada pada sisi yang berlawanan dengan tangan dan/atau kaki dominan. Contohnya, seorang pemain memiliki mata kiri dominan dengan kaki kanan dominan. Karena itu, pemetaan profil pemain mencakup keterkaitan dominansi mata, tangan, dan kaki untuk memahami koordinasi penglihatan dan geraknya.
Penelitian dalam jurnal Frontiers in Physiology (2018) terhadap 72 pemain elite dari Stade Rennais di Prancis dan sembilan pemain amatir menemukan crossed laterality pada 53 persen kelompok elite, dibandingkan 33 persen kelompok amatir. Temuan pada kelompok yang diteliti tersebut menjadi salah satu dasar pembahasan mengenai pentingnya mengenali profil dominansi setiap pemain.
Dalam penelitian tersebut, respons pemain dipengaruhi arah datangnya rangsangan visual, sedangkan gerakan berputar berkaitan dengan dominansi kaki. Temuan ini memberi konteks mengenai pentingnya mengenali sisi yang lebih kuat dan sisi yang masih perlu dilatih pada setiap pemain.