Para penumpang baru panik saat suara ledakan kedua. Dia menyebut lampu kapal langsung mati tak lama setelah suara ledakan kedua tersebut.

"Meledak kedua 'dum' (dari) mesin, itu udah gelap. Habis gelap, orang pada panik. Saya untung pakai handuk gini-giniin (tutup hidung), terus saya teriak 'tolong sekoci diturunin', kagak diturunin sampai penumpang habis, sekoci enggak ada turun satu pun," ujarnya.