Hamdi mengungkapkan ada sekitar 45 dari 55 desa yang sudah dicairkan dananya mengikat kerja sama dengan BUMDes. Hamdi memastikan dinasnya akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi berkala terkait kerja sama ini. Sebab, adanya kekhawatiran mengenai kondisi BUMDes di tingkat bawah yang kerap tidak aktif dan usaha mandek.
"Nanti diperiksa. Pada intinya BUMDes itu bisa mendapatkan penyertaan modal oleh desa. Ada tim evaluasi di dinas-dinas, termasuk PMD nanti evaluasi. Evaluasinya ada bulanan," terang Hamdi.
Diketahui, Pemprov NTB mengalokasikan total anggaran Rp 128 miliar untuk Program Desa Berdaya Tematik pada 2026. Program unggulan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri ini menyasar 257 desa dengan suntikan dana Rp 300 juta per desa guna mendongkrak sektor pertanian, peternakan hingga pariwisata.